“Cumi-cumi
Nugget Daging Yuk Dibeli”
Mata Kuliah : Study Kelayakan
Bisnis
Dosen : Vitratin, S.P.,
M.Sc
Kelompok II
Cindy Lestari 13ak0019
Erik Prasusisanto Hidayat 13ak0020
Tukino Hery Sutarno 13ak0017
STIE Prasetiya Mandiri Lampung
Jl. Z. A. Pagar Alam No. 24 Labuhan Ratu-Bandar Lampung
Telp. (0721) 703470, Fax. (0721) 703480
Tahun 2015
1. ABSTRAK
AREM-AREM CINDY
adalah usaha bersama yang dijalankan bersama-sama dengan dipimpin oleh Cindy
Lestari dengan dibantu orang tuanya. Arem-arem adalah makanan ringan yang
terbuat dari nasi yang dimasak menggunakan santan dan didalamnya berisi sayuran
yang terdiri dari kentang, wortel, dan dicampur ayam serta tahu yang dibumbui
oleh rempah-rempah menjadi satu dan dibungkus oleh daun pisang. Rasa dari arem-arem
ini berbeda dengan lontong pada umumnya karena banyak pilihan pada varian
isinya seperti cumi-cumi, nugget, dan daging tentunya rasanya yang lebih enak
dan makin disukai oleh banyak orang setelah mencobanya. Usaha ini bergerak di
bidang kuliner, dimana dikhususkan pada makanan ringan atau makanan
tradisional.
Usaha ini sebelumnya
sudah dimulai pada tahun 2013 namun hanya diperkenalkan di lingkungan sekitar
rumah dan diterima dengan positif. Pada tahun 2015 dicoba untuk di mulai
diperkenalkan ke lingkungan kampus dengan mulai diperkenalkan pada mahasiswa
sampai sekarang dan langsung sangat diminati oleh banyak mahasiswa, penjual
secara inisiatif langsung memberikan nama “AREM-AREM CINDY” yang disesuaikan
dari nama depan pemilik utama dengan rasanya yang lezat dan mudah dibawa serta
simple karena bentuknya yang kecil.
Prospek
pengembangan usaha sangat menjanjikan mengingat pasar yang cukup besar dengan
trend yang terus meningkat.
Rencana
pengembangan usaha :
1. Strategi
Pemasaran:
a. Pengembangan
Produk
b. Pengembangan
Wilayah Pemasaran
c. Promosi
d. Strategi
Penetapan Harga
2. Pengembangan
Produksi dengan Penambahan Kapasitas Produksi
3. Penambahan dan
Pengembangan Sumber Daya Manusia
4.
Pemanfaatan Teknologi Informasi
2. LATAR BELAKANG
2.1 DATA USAHA
- Nama Usaha : Arem-Arem Cindy
- Bidang Usaha : Kuliner
- Jenis Produk : Makanan Tradisional
- Alamat Usaha :
Jl. Sisingamangaraja No. 5A Pemancar II Gedung Air, Bandar Lampung
- Nomor Telepon : 0878-9934-1647
- Mulai Berdiri :
2015
2.2 BIODATA PEMILIK / PENGURUS
- Biodata
Pemilik
Nama : Cindy
Lestari
Jabatan :
Pemilik Utama
Tempat
dan Tanggal Lahir : Bandar Lampung,
28 Agustus 1995
Alamat
E-mail : cindylestary23@yahoo.com
Pendidikan
Terakhir : SMA
- Biodata
Pengurus I
Nama : Erik
Prasusianto Hidayat
Jabatan :
Kepala Produksi
Tempat
dan Tanggal Lahir : Jakarta, 09 Mei
1995
Alamat
E-mail : erichidayat70@yahoo.com
Pendidikan
Terakhir : SMA
- Biodata
Pengurus II
Nama : Tukino
Hery Sutarno
Jabatan :
Kepala Pemasaran
Tempat
dan Tanggal Lahir : Rejomulyo, 02 Mei
1992
Alamat
E-mail : tukino.herysutarno@gmail.com
Pendidikan
Terakhir : SMK
2.3
SUSUNAN PEMILIK MODAL
Nama
|
Jumlah Investasi
|
Cindy Lestari
|
Rp100.000,00
|
Erik Prasusianto Hidayat
|
Rp50.000,00
|
Tukino Hery Sutarno
|
Rp50.000,00
|
3.
ANALISIS PASAR DAN PEMASARAN
3.1 PRODUK YANG DIHASILKAN
Produk yang dihasilkan adalah Arem-arem. Arem-arem merupakan
makanan tradisional yang memiliki kandungan gizi dan karbohidrat yang cukup
baik. Arem-arem yang dihasilkan adalah Arem-arem Cindy dengan kualitas terbaik,
dimana dalam proses pembuatannya kami menggunakan bahan baku terbaik dan proses
pembuatannya sudah menggunakan peralatan yang sudah disterilisasi. Arem-arem Cindy dapat dinikmati untuk semua
golongan dalam berbagai usia dengan kemasan yang menarik dan ramah lingkungan.
Keunggulan :
1. Kemasan yang menarik dan ramah lingkungan dengan menggunakan bahan
alami
2. Bahan baku yang berkualitas dan tidak memakai bahan pengawet atau
bahan kimia berbahaya.
3. Menggunakan peralatan yang tradisional agar rasa khas pada
arem-arem terjaga
4. Tekstur yang lembut dan menggunakan bumbu-bumbu khas Indonesia
5. Rasa yang bervariasi dengan varian isi cumi-cumi, nugget, dan
danging
3.2
GAMBARAN PASAR
KEGIATAN PEMASARAN DAN PROMOSI YANG SUDAH DILAKUKAN
a. PERSONAL
SELLING
ü
Menawarkan produk ke sekitar lingkungan rumah
ü
Menawarkan produk ke lingkungan Universitas/Kampus
Hasil yang dicapai, dapat
menambah pendapatan dari penjualan di Universitas/Kampus yang notabene
mahasiswa pembelinya, dan tetangga yang ingin menjadi distributor resmi.
b. PAMERAN
ü
Membuka stan pada pameran-pameran tertentu,seperti Prasetiya
Mandiri Expo
ü
Membuka stan pada acara di kampus Prasetiya Mandiri Lampung
Hasil yang dicapai cukup
menggembirakan. Hal ini berhasil dalam memperkenalkan produk ke masyarakat
tanpa perlu mengeluarkan biaya untuk iklan cetak terlalu besar.
3.3 TARGET ATAU SEGMEN PASAR YANG DITUJU
GAMBARAN
KARAKTERISTIK PEMBELI / PENGGUNA
§
Pembeli Individu (orang yang
cenderung senang dengan makanan ringan, kisaran umur 15-40 tahun, kelas sosial
menegah ke bawah.)
§
Instansi-instansi,
universitas, sekolah, ataupun komunitas/organisasi yang dalam kegiatannya
membutuhkan makanan ringan yang bersifat tradisional.
Target pasar yang kami tuju adalah lingkungan dan Universitas atau
Kampus.
Segmen pasar terdiri dari 2 faktor :
1. Faktor Geografis :
Lingkungan Rumah dan Universitas.
2. Faktor Demografis
·
Usia : Semua usia
·
Jenis Kelamin : Pria dan wanita
·
Uang Jajan : Rp. 200.000/bulan
Bidikan pasar di sekitar
Universitas/Kampus tersebut telah direncanakan secara cermat dan matang karena
berdasarkan analisa pasar yang ada, sekitar Universitas merupakan ladang yang
sangat subur untuk membuka bisnis baru khususnya di bidang makanan ringan.
Karena para mahasiswa, baik yang remaja maupun yang dewasa biasanya lebih
menyukai makanan ringan sebagai alternatif makanan ringan sebagai penunda lapar
saat perut kosong/tidak sempat sarapan saat beraktivitas dipagi harinya.
Usaha Arem-arem ini
merupakan usaha yang menjanjikan, karena peminatnya yang hampir merata disetiap
kalangan masyarakat atau siapa saja bisa menikmatinya. Segmen pasar yang
dipilih dalam usaha ini adalah masyarakat menengah ke bawah maupun masyarakat
kalangan atas. Produk Arem-arem Indonesia ini disesuaikan dengan target
pasarnya, oleh karena itu harga produk dapat terjangkau/relatif murah. Segmen
mahasiswa pada usaha ini sudah cukup banyak terutama di kota-kota besar
sehingga pesaingnya pun jauh lebih banyak.
3.4 TREND PERKEMBANGAN PASAR
PERKIRAAN JUMLAH PERMINTAAN PRODUK PER
TAHUN
Permintaan pasar untuk usaha ini sangat besar dengan membuat 40 buah AREM-AREM CINDY diasumsikan yang akan terjual
habis dengan memperoleh laba dalam sehari produksi sebesar Rp 55.000, dengan
pembagian untuk variasi isi cumi-cumi 5 buah seharga Rp2.000/buah, nugget 30
buah seharga Rp1.000/buah, dan daging 5 buah seharga Rp30.000/buah. Jika
melakukan produksi selama sebulan dengan
membuat 1200 buah AREM-AREM CINDY maka akan memperoleh laba sebesar Rp. Rp.1.650.000 . Sehingga dalam setahun akan memperoleh laba
Rp.19.800.000. Terlebih pemerintah sedang
menggalakkan snack tradisional di setiap instansi pemerintahan. Di lain sektor,
diperkirakan laju pertumbuhan mahasiswa baru tahun periode 2015 cenderung
mengalami peningkatan, maka omset AREM-AREM CINDY akan terus meningkat
3.5 STRATEGI PEMASARAN
§
PENGEMBANGAN PRODUK
Penyesuaian
berbagai jenis ukuran Arem-Arem sesuai permintaan customer, dan penambahan
jenis rasa dan isian lain selain rasa yang sudah ada.
§
PENGEMBANGAN WILAYAH
PEMASARAN
Akan
direncanakan untuk membuka cabang di luar Bandar Lam;pung, dan perluasan
wilayah pemasaran dengan bekerja sama dengan koperasi-koperasi dari berbagai
macam instansi.
KEGIATAN
PROMOSI
1. Promosi penjualan
2. Iklan
3. Personal Selling
§
STRATEGI PENETAPAN HARGA
Harga disesuaikan dengan
kondisi ekonomi masyarakat dan lapangan serta naik turunnya kebutuhan pokok
yang selalu berubah-ubah.
3.6 ANALISIS PESAING
Pesaing
|
Keunggulan
|
Kelemahan
|
Penjual arem-arem di pasar-pasar
tradisional lainnya
|
Biaya
tenaga kerja lebih murah
|
1.
Rasanya tidak
bervariasi
2.
Tidak mampu
memproduksi dalam jumlah banyak
|
4.
ANALISIS PRODUKSI
4.1 PROSES PRODUKSI
PROSES
PRODUKSI
|
BAHAN
BAKU
|
ALAT
|
Siapkan Cobek dan kemudian ambil
merica dan masukin ke dalamnya bersama bawang putih dan kemiri kemudian
diulek sampai halus.
|
Merica, Bawang Putih, dan Kemiri
|
Cobek
|
Siapkan penggorengan dan kasih
minyak goreng secukupnya, masukan bumbu yang sudah dihalusin dan tumislah
sampai berbau wangi, masukan cumi-cumi, nugget dan daging, tambahkan garam
secukupnya dan aduk samapi rata, ditambahkan air secukupnya supaya tidak
kering masukan daun bawang dan masak sampai mateng.
|
Minyak goreng, nugget, cumi-cumi,
daging, garam, air, daun bawang
|
Penggorengan dan Codet
|
Siapkan beras dan cucilah sampai
bersih terus rendam dalam air selama kurang lebih 60 menit, ambil panci yang
besar kemudian
masukin santan dari kelapa asli dan
tambah garam, daun salam dan sereh.
|
Beras, air, garam, sereh,
santan,dan daun salam
|
Panci
|
Masak dengan api sedang dan sambil
di aduk sampai mendidih dan matang, masukan beras terus di aduk sampai
santanya habis dan beras menjadi matang.
|
Santan dan beras
|
Panci
|
Kemudian angkat dan dinginkan
sambil di aduk agar nasinya menjadi aron, ambil daun pisang yang sudah layu
dan kemudian olesi sedikit minyak goreng. Kemudian daun tadi di isi dengan
nasi, kamudian bentuk pipih untuk tempat isian yang sudah dibuat.
|
Nasi aron, daun pisang, dan bumbu
rempah-rempah
|
Panci dan Sendok
|
Setelah terisi kemudian di bentuk
lonjong dan bulan kemudian di rapihkan dan di semat dengan tusuk lidi pada
kedua ujungya, kemudian siapkan panci untuk mengukusnya, tunggu sampai
matang. Dan
terakhir,
Arem-arem siap dikemas
|
Daun pisang, lidi, beras, dan air
|
Panci dan Saringan
|
4.2 BAHAN BAKU DAN PENGGUNAANNYA
Modal awal untuk
satu bulan produksi
BAHAN
|
JUMLAH
|
HARGA
|
Beras
|
1 Karung
|
Rp
275.000
|
Cumi-cumi
|
¼ kg
|
Rp 10.000
|
Nugget
|
1 Bungkus
|
Rp 12.000
|
Daging
|
¼ kg
|
RP 25.000
|
Wortel
|
1 Kg
|
Rp. 6.000
|
Santan
|
1 Kg
|
Rp. 6.000
|
Cabe
|
1 Kg
|
Rp 25.000
|
Bawang Merah
|
1 Kg
|
Rp 30.000
|
Bawang Putih
|
1 Kg
|
Rp 20.000
|
Minyak Goreng
|
1 Kg
|
Rp 15.000
|
Garam
|
1 Bungkus
|
Rp 2.000
|
Penyedap Rasa
|
1 Bungkus
|
Rp 32.000
|
Gula
|
1 Kg
|
Rp 12.000
|
Kecap
|
1 Botol
|
Rp 6.000/
|
Daun Pisang
|
1 Gulung
|
Rp 30.000
|
Total
|
Rp 471.000
|
**
Khusus
bahan baku beras tidak dihitung dalam modal awal untuk satu bulan produksi
karena ditanggung orang tuanya Cindy, jadi Modal awal untuk satu bulan
produksi: Rp 471.000 – Rp 275.000 = Rp 196.000
4.3 KAPASITAS PRODUKSI
FASILITAS DAN
MESIN PRODUKSI YANG DIMILIKI
FASILITAS & MESIN PRODUKSI
|
JUMLAH
|
TOTAL NILAI
|
Kompor
|
1
|
Rp250.000
|
Tabung Gas
|
1
|
Rp150.000
|
Panci Besar (Dandang)
|
1
|
Rp250.000
|
Panci Kecil
|
1
|
Rp160.000
|
Sodet
|
1
|
Rp20.000
|
Tampah
|
1
|
Rp10.000
|
Sendok Nasi
|
2
|
Rp20.000
|
Timbangan
|
1
|
Rp300.000
|
Pisau
|
2
|
Rp30.000
|
TOTAL
|
13
|
Rp1.190.000
|
**fasilitas
dan mesin produksi ini status hak milik orang tuanya Cindy
4.4 RENCANA PENGEMBANGAN PRODUKSI
STRATEGI DAN
TAHAP-TAHAP RENCANA PENGEMBANGAN PRODUKSI
1. Penambahan kapasitas produksi per bulan
2. Perekrutan tenaga kerja baru
3. Menggunakan mesin pembungkus
4. Menggunakan mesin penggulung
5. Menambah varian isi yang lebih beragam
5. ANALISIS SUMBERDAYA MANUSIA
(SDM)
5.1 ANALISIS KOMPETENSI SDM
KEUNGGULAN
DAN KOMPETENSI SDM
1. Ahli accounting dalam pembukuan keuangan
2. Ahli meracik bumbu/rempah
3. Ahli dalam pemasaran/promosi
5.2 ANALISIS KEBUTUHAN DAN PENGEMBANGAN
SDM
JABATAN
|
TINGKAT PENDIDIKAN
|
KETERAMPILAN KHUSUS
|
Kepala Produksi
|
SMA
|
Meracik Bumbu
|
Kepala Pemasaran
|
SMA
|
Promosi
|
Accounting
|
SMK
|
Pembukuan Keungan
|
6.
RENCANA PENGEMBANGAN USAHA
6.1 RENCANA PENGEMBANGAN USAHA
·
STRATEGI
PEMASARAN
ü Membuat sample untuk dicoba para konsumen baru
ü Pembuatan iklan di media cetak, brosur untuk di bagikan di tempat
strategis
ü Memberikan diskon khusus dan voucher setiap pembelian banyak
ü Memberikan sponsor kegiatan di universitas-universitas
ü Pengembangan wilayah distribusi pemasaran ke daerah strategis
ü Kerjasama dengan koperasi-koperasi dan kantin instansi pemerintah
·
STRATEGI PRODUKSI
ü Perbaikan rasa dan kemasan supaya menarik minat pembeli
ü Pembelian mesin pembungkus dan penggulung untuk peningkatan
kapasitas produksi
ü Peningkatan produktivitas tenaga kerja
·
STRATEGI ORGANISASI DAN SDM
ü
Perubahan struktur manajemen dan organisasi
ü
Perekrutan tenaga kerja berpengalaman
ü
Pelatihan tenaga kerja yang sudah ada
·
STRATEGI KEUANGAN
ü
Penambahan investasi modal untuk pengembangan usaha
ü
Mencari investor yang mau menanamkan modal untuk pengembangan dan
perluasan usaha
ü
Pengendalian sistem keuangan supaya lebih ketat dan transparan
6.2 TAHAP-TAHAP
PENGEMBANGAN USAHA
Kegiatan
|
Bulan ke-
|
|||||||||||
1
|
2
|
3
|
4
|
5
|
66 6
|
7
|
8
|
9
|
10
|
11
|
12
|
|
Perekrutan Agen
|
√
|
|||||||||||
Pelatihan Karyawan
|
√
|
|||||||||||
Peningkatan Produk
|
√
|
|||||||||||
Pembuatan Sampel
|
√
|
|||||||||||
Promosi Jualan
|
√
|
|||||||||||
Reorganisasi
|
√
|
|||||||||||
Pengendalian Sistem
|
√
|
|||||||||||
Perluasan Pasar
|
√
|
|||||||||||
7. ANALISIS KEUANGAN
Layak atau tidaknya suatu bisnis dapat ditinjau dari analisis keuangan
yang dapat diukur dengan beberapa kriteria. Tetapi didalam menentukan kelayakan
bisnis AREM-AREM CINDY, kriteria yang digunakan dengan Payback Period (PP).
7.1 Aliran Kas Bersih
Aliran kas dapat
digunakan sebagai indikator dalam mengukur kekuatan keuangan dan nilai proyek
atau bisnis dan menentukan bagi hidup dan matunya suatu usaha.
Modal awal Rp200.000
Netto rata-rata
perhari Rp. 55.000
Pendapatan
sebulan Rp. 55.000 x 30 hari/2 =
Rp. 825.000
Pendapatan
setahun ( Rp825.000 x 11 bulan ) = Rp. 9.075.000
Modal dalam
setahun Rp. 2.400.000
Penyusutan = Rp.
2.400.000 – Rp. 25.000 = Rp.1.187.500
2 tahun
Uraian proyeksi
laba/rugi
Pendapatan Rp. 9.075.000
Biaya Rp. 2.400.000
Penyusutan Rp.
25.000
Rp.
2.425.000
Aliran kas masuk
= Rp. 6.650.000 - Rp.1.187.500= Rp.
5. 462.500
7.2 Analisis kelayakan Investasi
Payback Period
Merupakan teknik
penilaian terhadap jangka waktu (periode) pengembalian investasi suatu usaha.
ü
Payback Period
(PP) = Investasi kas bersih
Aliran kas masuk setahun
Pp= Rp.2.400.000
Rp. 5. 462.500
=0.43
ü
0,43 x 365 hari
= 156,95 hari
ü
156,95 hari / 30
hari = 5,23 bulan, dibulatkan jadi 5 bulan
Sehingga dana yang
diinvestasikan sebesra Rp.2.400.000 akan kembali
pada bulan ke 5
8.
ANALISIS DAMPAK DAN RESIKO USAHA
8.1 ANALISIS LINGKUNGAN
BISNIS
a. Strenghtness (keunggulan)
1. Rasa yang bervariasi
2. Kemasan yang menarik dan
ringkas serta ramah lingkungan
3. Bahan baku yang
berkualitas dan tidak memakai bahan pengawet atau bahan kimia berbahaya.
4. Menggunakan peralatan
yang modern
5. Tekstur yang lembut
6. Menggunakan bumbu-bumbu
khas Indonesia
7. Rasa yang bervariasi dengan
varian isi cumi-cumi, nugget, dan danging
b. Weakness (kelemahan)
Produk ini tidak
menggunakan pengawet sehingga daya tahannya tidak lama, namun ini bisa diatasi
dengan metode penjualan produk secara direct selling dan
konsinyasi sehingga produk dapat terdistribusikan dengan baik kepada sasaran
dan dapat habis dalam sehari.
c. Opportunity (Peluang)
1. Konsumsi
beras masyarakat Indonesia sangat tinggi
2. Masyarakat
membutuhkan makanan sehat yang praktis, nikmat, dan ekonomis
3. Berpotensi
untuk dikembangkan menjadi franchise/kemitraan
d. Threat (Ancaman)
Banyaknya pesaing usaha arem-arem cindy
lainnya, namun ancaman ini bisa diantisipasi dengan produk yang inovatif,
ekonomis dan memiliki manfaat kesehatan.
8.2 DAMPAK TERHADAP
MASYARAKAT SEKITAR
Menyerap
Tenaga Kerja di sekitar Lingkungan Usaha Arem-Arem Cindy
8.3 ANALISIS RESIKO
USAHA
− Kenaikan Harga Bahan Baku yang tidak stabil karena mengikuti
harga bahan baku di pasar
− Kenaikan Upah Tenaga Kerja sebesar
− Penurunan daya beli masyarakat
− Kerusakan mesin pembungkus, penggulung, maupun peralatan masak
lainnya
8.4
ANTISIPASI RESIKO USAHA
− Pembelian Stock bahan Bahan Baku dan Bahan isian yang tahan lama
− Memperluas saluran distribusi pemasaran dan penjualan
− Melakukan maintenance atau evaluasi secara berkala
KESIMPULAN
Analisis kelayakan
usaha makanan tradisional berupa Arem-arem Cindy berdasarkan analisis diatas
pada hasil perhitungan sensitivitas hasilnya sebagai berikut:
Aspek pasar, usaha makanan
tradisional berupa Arem-arem Cindy dinyatakan layak didirikan. Hal ini
didasarkan pada tersedianya peluang pasar dari hasil peramalan data permintaan,
dan adanya strategi pemasaran yang dapat direalisasikan.
Aspek teknis, usaha makanan
tradisional berupa Arem-arem Cindy dinyatakan layak didirikan. Hal ini
didasarkan proses produksi yang sesuai dengan standar operation prosedur,
perencanaan produksi berupa mesin penunjang yang meliputi mesin dan peralatan
yang digunakan untuk mengolah bahan baku dan mesin penunjang yang terdiri dari mesin
pengkukus.
Analisi sumber daya
manusia, usaha makanan tradisional berupa Arem-arem Cindy dinyatakan layak
karena tersedia struktur organisasi yang menunjang kegiatan usaha dan adanya
tenaga kerja yang sesuai dengan kebutuhan
Analisis Keuangan,
usaha cucian kendaraan bermotor layak didirikan karena waktu pengembalian
investasi (Payback Periode) yaitu selama 2 Tahun 12 Bulan atau 3 tahun.
Hasil perhitungan sensitivitas menunjukkan bahwa usaha makanan
tradisional berupa Arem-arem Cindy masih dinyatakan layak apabila penurunan
permintaan pesanan Arem-arem Cindy tidak lebih dari 4,977%. Walau dengan aspek
legal belum terpenuhi karena masih tergolong industry rumahan yang baru
merintis untuk aspek legal segera terealisasi setelah Arem-arem Cindy mempunyai
penghasilan yang cukup dari pendapatan hasil penjualan. Namun Arem-arem Cindy
tetap layak dijalankan karena memenuhi empat dari lima syarat perhitungan
sensitivitas diatas.
DAFTAR
PUSTAKA
Panduan PKM 2014
Business Plan Arem-arem Best Seller 2014, UNINDRA
https://www.academia.edu/8278845/Business_Plan
Jakfar & Kasmir. 2003. Studi Kelayakan Bisnis (edisi kedua).Jakarta
M. Nafarin, Salemba Empat. Penggaran Perusahaan
